كلمات Pantun Rindu Ka'bah Baitullah
Kuda yang putih dari Meulaboh
Kandangkan cepat pakai pelana
Betapa hati rindu Baitulloh
Ngumpulin uang buat ke sana
Jerapah panda luka merekah
Jatuh di batu landak tertawa
Ka’bah berada di kota Mekkah
Hatiku rindu tidak terkira
Pacul mengkilap dari Citarum
Pacul diasah setajam jarum
Hajarul Aswad ingin kucium
Ada di Ka’bah berbau harum
Penguin empat terbanting gajah
Menggigil dua terluka parah
Kuingin Tawaf keliling Ka’bah
Sambil berdoa baca Talbiyah
Mencair garam wangi dan harum
Segar di tungku yang bikin Hanum
Dan air Zam Zam pasti kuminum
Agar Imanku semakin ranum
Dingin dan hangat kopi yang hitam
Suguh ke tamu bersama talam
Ingin bersholat di Masjid Haram
Sepenuh khusyu’ siang dan malam
Kambing dan domba diburu malam
Ikat segera taruh di depan
Keliling Ka’bah berbaju Ihram
Tawaf namanya tujuh putaran
Si bapak lurah menanam ubi
Berpagar bambu diikat tali
Juga ziarah ke makam Nabi
Agar diriku mengingat mati
Bakso yang tumpah si nona Cina
Tongkol yang asin dimakan nona
Jumroh Aqobah di kota Mina
Simbol mengusir setan durjana
Membeli ikan di pasar Kodam
Dimakan rusa kelar menyelam
Sembelih hewan tuk membayar Dam
Bersihkan dosa luar dan dalam
Berlalu kuntul ke gurun gambut
Urus tekukur galau semaput
Lalu Tahallul mencukur rambut
Harus bercukur walau sejumput
Memakan onta salak separoh
Kuda meminta salaknya jatoh
Dan jangan lupa Thawaf Ifadhoh
Tanda setia kepada Allah
Takut jerapah dicekik landak
Kera tersangkut di kaki badak
Wukuf Arafah wajib dan mutlak
Bila tak wukuf haji ditolak
Roti yang putih untuk si kuli
Taruh di ubin jangan dibeli
Dan pergi haji cukup sekali
Tak perlu rutin berkali-kali
Ikan yang mentah bungkus sajalah
Bawa ke danau buat dibelah
Dan Pemerintah harus mencegah
Tak mata hijau lihat rupiah
Lembu di hutan lari dan ngadat
Dibegal sapi lembupun lompat
Sungguh kasihan yang antri padat
Gagal berhaji keburu wafat
Minyak dituang ke panci dandang
Kental dan licin minyakpun matang
Yang banyak uang berhaji gampang
Tinggal si miskin pedih meradang
Memakan padi rusa yang sehat
Kandangin saja sapi yang ngadat
Jangan menjadi bangsa kuwalat
Ingin ibadah tapi dihambat
Durian kota beli di Busan
Durian Peking sebiji ceban
Jangan quota jadi alasan
Jangan si miskin menjadi korban
Mengaum singa mengaum kuat
Marahlah sapi minggat ke Langkat
Sebelum renta sebelum wafat
Jama’ah haji cepat berangkat
Lembu yang murah lembu Jerakah
Giring ke sudut ke kandang gajah
Rindu Baitullah kurindu Mekkah
Ingin bersujud di depan Ka’bah
Penyu yang merah diambil malam
Sekarung padat cepat disimpan
Kurindu Mekkah Masjidil Haram
Sebelum wafat sehat di badan
Guru yang gundah makan serabi
Segar menyantap bersama kopi
Rindu ziarah ke makam Nabi
Agar kutetap mengingat mati
Labu semangka jatuh ke tanah
Segera cuci jangan dijarah
Kurindu Mekkah rindu Madinah
Kota Islami kota sejarah
Pohon durian duku dan buni
Simpan di plastik kumpul di peti
Mohon kabulkan doaku ini
Wahai sang Khalik Robbul Izzati